Didesak Hapus Video Soal Prabowo Cekik Wamen, Alifurrahman Minta Bayaran

Didesak Hapus Video Soal Prabowo Cekik Wamen, Alifurrahman Minta Bayaran

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Bos Seword TV, Alifurrahman menanggapi desakan sejumlah pihak yang memintanya untuk hapus video kontennya soal Prabowo cekik Wamen.

Sebelumnya, Alifurrahman dilaporkan ke Mabes Polri oleh Prabowo Mania 08 terkait video kontennya soal Prabowo cekik Wamen tersebut lantaran dinilai tidak benar alias hoaks.

Namun, laporan pendukung Capres Prabowo Subianto itu ditolak oleh Bareskrim Polri.

Tak hanya dilaporkan, Alifurrahman juga didesak oleh sejumlah pihak untuk menghapus video itu dan meminta maaf kepada Prabowo.

Alifurrahman pun menolak permintaan itu. Ia mengaku enggan meminta maaf kepada Prabowo beserta relawannya. Sebab, ia merasa tak melakukan kesalahan apapun.

"Kalau untuk meminta maaf, ini nggak bisa. Ini soal prinsip, ini soal harga diri. Kalau saya nggak salah saya nggak bisa minta maaf," ujar Alifurrahman, Minggu, 24 September 2023, dikutip dari Suara.com jaringan Terkini.id.

"Mau dibayar berapapun saya enggak bisa. Apalagi cuma ratusan juta atau miliaran rupiah. Enggak bisa, ini soal harga diri, sampai mati akan saya bawa harga diri saya ini," imbuhnya.

Akan tetapi, kata Alifurrahman, apabila ada pihak yang bersedia membayarnya dengan sejumlah uang yang setimpal maka dirinya akan menghapus video terkait Prabowo cekik Wamen tersebut.

"Tapi kalau soal menghapus video, ini soal transaksi biasa aja. Yang penting ada harga, nilainya sepakat, deal, ditransfer duluan ke saya, akan saya hapus," ujarnya.

Diketahui, Menteri Pertahanan sekaligus Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto sudah menanggapi soal tudingan yang menyebut dirinya pernah menampar dan mencekik seorang wakil menteri (Wamen).