Terkini.id - Selama berabad-abad, musik telah menjadi elemen tak terpisahkan dari kehidupan dan kebudayaan manusia.
Dalam beragam peradaban dan masyarakat, musik telah digunakan untuk beragam tujuan, seperti upacara keagamaan, merayakan kebudayaan, menceritakan kisah, menghibur, dan menyampaikan perasaan.
Di zaman sekarang, masalah kesehatan mental adalah salah satu hal yang paling menakutkan dalam era modern ini. Hal ini mendorong kita untuk mencari solusi terapeutik yang inovatif.
Oleh karena itu, musik bisa menjadi salah satu kunci untuk meredakan kekhawatiran.
Penelitian telah membuktikan bahwa mendengarkan musik yang menenangkan dapat memicu respon relaksasi dalam tubuh kita, sehingga mengurangi denyut jantung dan tekanan darah.
Melodi yang menenangkan memiliki kemampuan untuk menurunkan denyut jantung, sehingga membantu kita untuk tetap tenang.
Musik dapat mengurangi hormon stres kortisol, yaitu hormon yang terkait dengan stres.
Penelitian mengatakan bahwa dengan mendengarkan musik yang menenangkan selama 15 menit bisa menurunkan stres dan membuat perasaan menjadi lebih baik.
Pengaruh musik terhadap kesehatan mental jauh lebih dari sekadar relaksasi biasa. Musik semakin banyak digunakan sebagai sarana terapi oleh para ahli di berbagai pengaturan perawatan kesehatan.
Terapi musik merupakan praktik yang melibatkan pemanfaatan intervensi musik untuk menangani kebutuhan seseorang serta meningkatkan kesejahteraan.
Penelitian menunjukkan bahwa musik dapat membantu berbagai populasi, termasuk anak-anak dengan autisme, orang dengan demensia, dan yang mengalami depresi serta kecemasan. Manfaatnya juga termasuk mengurangi rasa sakit, memperbaiki tidur, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.















