Pada tayangan selanjutnya, tampak dua mahasiswa Katolik Unpam lainnya yang ikut menjadi korban dalam insiden itu menceritakan kronologi kejadian tersebut.
Korban mengatakan, awalnya ketua RT setempat mendatangi mereka saat sedang berdoa melaksanakan ibadah Kristen dan melarang mereka untuk beribadah di tempat itu.
"Pas teman saya ngadain ibadah doa Maria, terus RT namanya Diding (bilang) 'Lu nggak ngehargain gue sebagai RT di sini. Udah gue bilangin kagak boleh ibadah di sini, kalau lu mau ibadah ke gereja sana!'," kata salah satu korban menirukan ucapan oknum ketua RT tersebut.
"'Kalian berani-beraninya tidak menghargai saya sebagai RT, bangs**!'. Begitu," sambung korban lainnya, membeberkan ucapan si oknum ketua RT.
Saat ini, sejumlah pelaku dalam peristiwa itu telah diamankan oleh pihak Kepolisian, termasuk si oknum ketua RT yang memprovokasi warga.















