Terkini - Postingan lawas Calon Gubernur DKI Jakarta, Ridwan Kamil sebut orang Jakarta pelit, tengil dan songong kini tengah viral di media sosial dan menuai sorotan publik.
Dilihat dari tangkapan layar postingan lawas Ridwan Kamil itu, tampak mantan Gubernur Jawa Barat ini melontarkan sejumlah sindiran keras terkait karakter orang Jakarta.
Lewat salah satu postingan lamanya itu, pria yang akrab disapa Kang Emil ini menyebut karakter orang Jakarta tengil, songong, pelit dan egois, suka pamer, dan bergaya hidup hedon.
"Tengil, gaul, glamor, songong, pelit, gengsian, egois, pekerja keras, tahan banting, pamer, hedon. Itu karakter org JKT," demikian tangkapan layar isi postingan lama Ridwan Kamil pada 6 Juni 2011 silam yang dibagikan ulang oleh akun Instagram @folkmedsos, Senin, 26 Agustus 2024.
Tak hanya itu, Kang Emil lewat postingan lawasnya tersebut juga mengatakan bahwa sejumlah kliennya yang berasal dari Jakarta kerap bersikap belagu dan sok tahu.
"Udah kaya, belagu dan sok tau'. Itu tipe klien yg banyak sekali di JKT. Maaf," tulis Ridwan Kamil dalam postingannya pada 26 November 2010 silam.
Setelah postingan lawasnya itu viral dan menuai sorotan publik, Kang Emil pun mengunggah klarifikasinya dan meminta maaf terkait unggahan lamanya itu.
Dikutip terkini dari akun X @ridwankamil, Senin, 26 Agustus 2024, berikut klarifikasi dan permintaan maaf Ridwan Kamil.
Twit-twit Lama. Dulu 12-15 tahun yang lalu sebelum jadi pejabat publik, saya memang aktif bermain Twitter (sekarang X). Sebagaimana nature-nya platform tersebut, saya berekspresi secara bebas. Kadang penuh kritik pedas, kadang nyindir, sering juga nyinyir. Sering saya katakan di mana-mana, dulu saya adalah netizen yang marah-bahkan julid.
Tapi kemudian takdir membawa saya ke proses hidup yang lebih kompleks. Pada gilirannya Allah menakdirkan saya menjadi pejabat publik, dari walikota sampai gubernur. Saya giliran balik dikritik, disindir, dinyinyiri di media sosial. Saya sering melihat diri saya yang dulu, netizen yang marah tadi. Bikin saya tersenyum dan sadar.















