Terkini.id, Jakarta- Mantan Gubernur Jawa Barat sekaligus bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Ridwan Kamil ramai diperbincangkan di jagat maya usai cuitan lamanya kembali viral.
Cuitan lama RK di salah satu platform media sosial menyindir soal kehidupan di Jakarta sekitar 15 tahun yang lalu.
Menanggapi viralnya cuitan lamanya itu, RK pun memberikan pernyataan. Dia mengatakana saat itu dirinya belum terjun ke dunia politik dan masih bebas berekspresi.
"Sebagaimana nature-nya platform tersebut, saya berekspresi secara bebas", kata Ridwan Kamil dikutip dari laman CNN Indonesia, Senin 26 Agustus 2024.
Menurutnya, sekitar 15 tahun lalu sebelum aktif berpolitik, dia aktif bermain sosmed. Kadang melontarkan kritikan pedas. Dia juga mengakui bahwa dulunya ia seorang warganet yang julid.
"Kadang penuh kritik pedas, kadang nyindir, sering juga nyinyir. Sering saya katakan dimana-mana bahwa dulu saya netizen yang marah-marah bahkan julid", ujar RK.
Namun saat RK mulai mendapat panggung politik, tak jarang kritikan pedas pun dilayangkang kepadanya.
Jabatan yang pernah didapuk RK yakni Wali Kota Bandung dan Gubernur Jawa Barat.
"Pada gilirannya Allah menakdirkan saya menjadi pejabat publik, dari walikota hingga gubernur. Saya giliran balik dikritik, disindir, dinyinyirin, di media sosial", ungkap RK.
Dia mengakui setelah menjadi pejabat publik dan sering dikritik, seperti melihat dirinya saat masih menjadi netizen dan hanya bisa tersenyum dan tersadar.
"Saya sering melihat diri saya dulu, netizen yang marah tadi bikin saya tersenyum dan tersadar", ungkapnya.
Seperti diketahui, cuitan lama RK ini memang cukup pedas terhadap warga DKI Jakarta.
"Tengil, gaul, glamor, songong, pelit, gengsian, pekerja keras, tahan banting, pamer, hedon. Itu karakter orang JKT.

Cuitan lama RK ini pun dikaitkan dengan dirinya yang menjadi bacalon Gubernur DKI Jakarta.















