Tolak Pendirian Sekolah Kristen, Ustadz di Parepare Provokasi Warga Muslim Perangi Nasrani

Tolak Pendirian Sekolah Kristen, Ustadz di Parepare Provokasi Warga Muslim Perangi Nasrani

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Ia pun mengatakan, akan menjadikan situasi di Kota Parepare seperti halnya situasi konflik agama yang terjadi di Poso beberapq tahun silam.

"Kita jadikan Poso ini Parepare," teriaknya.

Fahri lalu mengatakan bahwa dirinya cukup menelpon 10 nomor anggotanya dan 1.000 orang laskar akan datang ke Parepare untuk ikut berperang.

"Saya cukup menelepon 10 nomor, 1.000 laskar akan turun di sini (Parepare)," ungkapnya.

Lebih lanjut, Ustadz Fahri menyampaikan ayat dalam Al-Quran terkait perintah Allah SWT ketika terjadi perang.

"Apa perintah Allah SWT ketika terjadi perang? Dengar baek-baek, catat ini, belum ada ustadz yang berani ungkap ini di hadapan bapak-bapak," tegasnya dengan nada keras.

Hingga berita ini dimuat, belum ada tanggapan dari pihak Pemerintah Kota Parepare maupun aparat kepolisian terkait video oknum ustadz provokasi warga Muslim untuk perangi umat Nasrani terkait penolakan pendirian sekolah Kristen di kota tersebut.

Sampai saat ini, juga belum ada klarifkasi dari pihak oknum ustadz bernama Fahri itu terkait pernyataannya dalam video itu.

Sebelumnya, sejumlah warga di Kota Parepare menggelar aksi demontrasu menolak kelanjutan pendiran Sekolah Kristen Gamaliel.

Sekolah Kristen tersebut dibangun di Kelurahan Watang Soreang, Kecamatan Soreang. Massa yang menggelar demo mengatasnamakan Forum Masyarakat Muslim Parepare (FM2P).