Terkini.id, Jakarta - Seorang politikus Partai Demokrat Andi Arief menilai bahwa Pancasila bukan merupakan produk asli Indonesia.
Hal itu kemudian menjadi viral di berbagai media dan menjadi bahan perbincangan publik.
Pernyataan tersebut dituliskan oleh Andi Arief melalui akun Twitternya dengan nama Andiarief_ pada Selasa, 01 Juni 2021.
"Pancasila adalah kumpulan atau saripati ideologi yang ada di dunia dan berkembang di masa sebelum kemerdekaan, bukan asli Indonesia," tulisnya.
Arief kemudian menjelaskan bahwa sang perumusnya, Bung Karno, sangat jenius karena telah mengumpulkan ideologi tersebut sebagai rujukan untuk Indonesia.
Ia pun menjelaskan bahwa rujukan tersebut sifatnya dinamis dan tidak keramat.
"Bung Karno genius mengumpulkannya sebagai rujukan yang tentu dinamis dan tidak keramat," sambungnya.
Ia lalu menegaskan bahwa keaslian Indonesia terletak pada persatuan dalam perbedaan.
"Keaslian Indonesia adalah bersatu dalam berbagai perbedaan," tutup Andi Arief.
Beberapa warganet ikut memberikan komentar pada cuitan Andi Arief.
"Betul.. karena itulah mengapa Bung Karno disebut genius, bukan berarti turunan atau pengikutnya ikutan genius ya!" komentar pengguna akun @boedikrisnarto.
"Dan saat ini sedang dalam masa penderitaannya. Dimutilasi oleh madam garong perjuangan, 5 dipotong jadj 3, 3 disayat jadi 1," komentar pengguna akun @Humic19.
Sebagai informasi, nama Pancasila pertama kali dikemukakan oleh Soekarno selaku presiden pertama Republik Indonesia.
Hal itu dikemukakan langsung pada saat Soekarno berpidato dalam sidang BPUPKI pada 01 Juni 1945.
Adapun konsep yang diutarakan ada lima, yaitu: Kebangsaan, internasionalisme, permusyawarakatan, kesejahteraan, serta ketuhanan.















