"Terus sayanya bagaimana kak?? Bisa dikasih semula hidupku, bisa dkasih nda trauma dengan ini?? Saya juga tersiksa ka," tutur korban.
Menjawab pertanyaan korban, QM menyebut bahwa meskipun Firman Saleh dipecat dari status dosen, luka trauma mahasiswi itu tidak akan pernah hilang.
"Itumi dek kami berikan layanan psikolog. Dipecat pun dek ndk jamin hilang trauma mu," balasnya.
Hingga berita ini dimuat, belum ada tanggapan resmi dari pihak Satgas PPKS Unhas terkait postingan viral tersebut.
Sebelumnya, pihak Rektorat Unhas telah menjatuhkan sanksi kepada Firman Saleh, dosen FIB yang dilaporkan melakukan pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswa perempuan saat bimbingan skripsi.
Firman Saleh dijatuhi sanksi pemberhentian tetap dari jabatan sebagai Ketua Gugus Penjaminan Mutu dan Peningkatan Reputasi.
Selain itu, pelaku pelecehan seksual terhadap mahasiswa itu juga dinonaktifkan dari tugas mengajar selama tiga semester, mencakup satu setengah tahun akademik.














