"Kalau dipikir lebih siksa lagi pak firman dgn sanksi ini, bayangkanmi kalau ada sk bgininya yg bersangkutan tdk bisami naik jabatan," ujar Qaiatul.
"Jad akan ada di posisi bgini trus smpe nanti. Kata lainnya tersiksa seumur hidup sbg dosen karena tdk bisa naik jabatannya," sambungnya.
Menanggapi pesan WA dari oknum Satgas PPKS Unhas itu, mahasiswi korban aksi pelecehan tersebut balik mempertanyakan soal luka trauma yang dialaminya gegara perbuatan Firman.
"Terus sayanya bagaimana kak?? Bisa dikasih semula hidupku, bisa dkasih nda trauma dengan ini?? Saya juga tersiksa ka," tutur korban.
Menjawab pertanyaan korban, Staf Satgas PPKS Unhas itu pun menyebut bahwa meskipun Firman Saleh dipecat dari status dosen, luka trauma mahasiswi itu tidak akan pernah hilang.
"Itumi dek kami berikan layanan psikolog. Dipecat pun dek ndk jamin hilang trauma mu," ujarnya.














