Beredar Kabar Ustadz Adi Hidayat Gantikan Gus Miftah Sebagai Utusan Khusus Presiden, Ini Faktanya

Beredar Kabar Ustadz Adi Hidayat Gantikan Gus Miftah Sebagai Utusan Khusus Presiden, Ini Faktanya

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini - Lini masa media sosial tengah dihebohkan dengan kabar yang menyebut Ustadz Adi Hidayat atau UAH resmi menggantikan Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

Dilihat dari sejumlah postingan yang beredar, terdapat sebuah video yang memperlihatkan Ustadz Adi Hidayat dijemput oleh sejumlah orang mengenakan pakaian batik di bandara.

Narasi dalam video itu menyebut bahwa UAH telah tiba di Jakarta untuk menghadap ke Presiden Prabowo di Istana Negara.

"Ustadz UAH/Ustadz Hadi Hidayat tiba di Jakarta, menuju Istana Presiden menghadiri pelantikan Dirinya menggantikan gus miftah," tulis narasi dalam video itu, dikutip terkini pada Selasa, 10 Desember 2024.

Sedangkan di postingan lainnya, tampak foto UAH sedang bersalaman dengan Prabowo Subianto. Narasi dalam foto itu pun menyebut bahwa Adi Hidayat telah resmi menggantikan Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden.

"RESMI Ustadz Adi Hidayat Menggantikan Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden Setelah Gus Miftah Mengundurkan Diri Dari Jabatan Tersebut," demikian narasi yang tertera dalam foto tersebut.

Beredar Kabar Ustadz Adi Hidayat Gantikan Gus Miftah Sebagai Utusan Khusus Presiden, Ini Faktanya

Berdasarkan hasil penelusuran, kabar yang menyebut Ustadz Adi Hidayat resmi menggantikan Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden belum bisa dipastikan kebenarannya.

Pasalnya, sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak istana terkait sosok pengganti Gus Miftah untuk menempati jabatan tersebut.

Sementara foto yang memperlihatkan UAH bersamalan dengan Prabowo Subianto itu diketahui merupakan foto lawas yang diambil pada saat UAH melakukan silaturahmi dengan Prabowo pada 2019 silam.

Ketika itu, Ustadz Adi Hidayat memberikan dukungannya terhadap Prabowo Subianto di Pemilu 2019.