George Sugama Halim, Penganiaya Pegawai Toko Roti Posting Foto Bersama Anggota TNI

George Sugama Halim, Penganiaya Pegawai Toko Roti Posting Foto Bersama Anggota TNI

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Namun, bukannya meminta maaf atas perbuatannya itu, pelaku malah menantang korban untuk melaporkannya ke polisi.

Kepada korban, George Sugama Halim mengaku tak takut dilaporkan karena dirinya kebal hukum. Selain itu, anak bos toko roti tersebut juga menghina korban dengan menyebut pegawai di tokonya itu miskin.

"Kita punya videonya, kita bisa melaporkan ke polisi. Terus dia (pelaku) ngomong 'orang miskin kayak lo mana bisa melaporkan gue ke polisi. Saya tuh kebal hukum'," ujar korban menirukan ucapan pelaku.

Usai video aksi penganiayaan itu viral dan menuai perhatian publik, aparat kepolisian pun langsung turun menyelidiki kasus tersebut.

Kasi Humas Polres Jakarta Timur AKP Lina Yuliana mengatakan, saat ini pihaknya sudah memeriksa terduga pelaku, yakni George Sugama Halim beserta korban dan sejumlah saksi lainnya.

"Masih saksi. Saksi ada 4 orang yang sudah diperiksa, yakni teman korban (karyawan toko roti lainnya), orang tua terlapor (pemilik toko), termasuk terlapor inisial GSH," kata Lina kepada wartawan, Minggu, 15 Desember 2024.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyidikan terhadap kasus dugaan penganiayaan tersebut dan tidak menutup kemungkinan GSH ditetapkan sebagai tersangka.

Kasus dugaan penganiayaan itu diketahui terjadi pada Kamis, 17 Oktober 2024 pukul 21.00 WIB di sebuah toko roti di wilayah Jakarta Timur, tempat korban yakni D (19) bekerja.

AKP Lina pun menjelaskan kronologi kejadian terkait kasus itu. Peristiwa tersebut bermula saat pelaku menyuruh salah seorang pegawai di toko roti yang dikelola oleh orang tuanya untuk mengantar makanan ke kamar pribadi pelaku.

Sang pegawai perempuan berinisial D yang menjadi korban dalam kejadian itu kemudian menolak permintaan anak dari bosnya tersebut lantaran hal itu bukanlah tugasnya.