Rumah Sakit UIN Alauddin Makassar memiliki kapasitas hingga 200 tempat tidur.
Rumah sakit ini terdiri dari sembilan lantai ditambah satu lantai basement, berdiri di atas lahan seluas 7.462 meter persegi, dengan total luas bangunan mencapai 23.877 meter persegi.
Pembangunan fisiknya rampung pada tahun 2022 dan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Gedung ini bahkan telah diserahterimakan kepada pihak kampus sejak 26 Juli 2022 oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulsel.
Pembangunan rumah sakit ini sejatinya telah dimulai sejak tahun 2011-2012 oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk pada tahap pertama dan kedua.
Namun, proyek sempat mangkrak pada tahun 2015. Barulah atas penugasan dari Presiden Joko Widodo, Kementerian PUPR kembali melanjutkan pembangunan yang sempat terhenti tersebut.
Pengerjaan lanjutan dilakukan oleh PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk dengan nilai kontrak sebesar Rp133,9 miliar.















