Wamenpar Ni Luh Puspa Tegaskan Destinasi Wisata Harus Bebas Pungli Jelang Libur Nyepi dan Lebaran

Wamenpar Ni Luh Puspa Tegaskan Destinasi Wisata Harus Bebas Pungli Jelang Libur Nyepi dan Lebaran

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Ia juga meminta seluruh pihak terkait untuk terlibat aktif melakukan pengawasan demi menjamin keamanan wisatawan serta menciptakan pengalaman berwisata yang berkualitas.

Selain itu, Kementerian Pariwisata sebelumnya juga telah menerbitkan surat edaran mengenai penyelenggaraan kegiatan wisata yang aman, nyaman, dan menyenangkan selama periode libur.

“Kami mengajak pengelola destinasi serta para pelaku industri dan asosiasi pariwisata untuk bersama-sama mengawal dan mempersiapkan diri agar libur Lebaran kali ini berjalan aman, nyaman, dan menyenangkan,” kata Ni Luh Puspa.

Dalam kesempatan tersebut, Wamenpar juga meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana di Pantai Florida. Peninjauan mencakup sistem tiket, kebersihan toilet, ketersediaan air bersih, hingga kesiapan personel Badan Penyelamat

Wisata Tirta (Balawista) yang bertugas menjaga keselamatan wisatawan di kawasan pantai.
Ia mengapresiasi kesiapan pengelola Pantai Florida yang telah memastikan tidak ada kenaikan harga bagi pengunjung selama masa libur.

“Kawasan pantai tentu menjadi perhatian serius, terlebih dalam kondisi cuaca saat ini. Kami ingin memastikan seluruh aspek dipersiapkan dengan baik dan mendapatkan perhatian ekstra,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Eli Susiyanti, menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama berbagai pihak telah menyiapkan program siaga wisata untuk menyambut libur Nyepi dan Lebaran.

Saat ini terdapat 49 titik pemantauan yang secara rutin melakukan pengawasan sekaligus menyampaikan laporan terkait kondisi terkini di lapangan, mulai dari pemantauan cuaca, jumlah kunjungan wisatawan, hingga potensi kejadian lainnya.

“Gubernur Banten juga telah mengeluarkan surat edaran sesuai dengan instruksi Menteri Pariwisata. Kami telah mengimbau pemerintah kabupaten dan kota serta pengelola destinasi untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan kebersihan di masing-masing kawasan wisata,” tutur Eli.

Di sisi lain, Ketua Balawista Nasional Ade Erwin menyebutkan bahwa pihaknya akan menurunkan 100 anggota Balawista bersertifikasi serta 150 relawan untuk disiagakan di berbagai destinasi wisata selama periode libur Lebaran.