Terkini, Jakarta - Momentum peringatan Earth Hour 2026 dimanfaatkan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI untuk memperkuat komitmen terhadap operasional rendah emisi dan efisiensi energi.
Berbagai langkah dilakukan perusahaan sebagai bagian dari penerapan prinsip keberlanjutan dan Environmental, Social, and Governance (ESG).
Sebagai bentuk partisipasi dalam kampanye global tersebut, BNI melakukan pemadaman lampu secara serentak di seluruh kantor operasional pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Aksi ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga menjadi bagian dari langkah nyata perusahaan dalam menekan konsumsi energi dan emisi karbon dari aktivitas operasional.
Wakil Direktur Utama BNI, Alexandra Askandar, mengatakan bahwa Earth Hour menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen perusahaan dalam menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan efisiensi energi.
“Momentum Earth Hour menjadi bagian dari kontribusi nyata BNI dalam mendukung efisiensi energi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Alexandra dalam keterangan tertulis.
Efisiensi Energi Jadi Budaya Operasional
Komitmen terhadap efisiensi energi tidak hanya dilakukan saat Earth Hour, tetapi telah menjadi bagian dari kebijakan operasional harian BNI.
Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah pemadaman lampu ruang kerja selama satu jam setiap hari saat waktu istirahat, yaitu pukul 12.00 hingga 13.00.
Selain itu, BNI juga berupaya mengurangi emisi dari aktivitas perjalanan dinas dengan memaksimalkan penggunaan teknologi komunikasi jarak jauh seperti telekonferensi dan rapat virtual.















