Terkini, Jakarta – Usai libur panjang Idul Fitri, Kementerian Koperasi dan UKM langsung tancap gas. Fokus utama kini diarahkan pada tahap operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih, sebuah program strategis nasional yang diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa di Indonesia.
Momentum Halal Bihalal yang digelar Kementerian Koperasi di Jakarta tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi titik awal konsolidasi besar seluruh jajaran kementerian untuk menghadapi fase paling krusial dari program Kopdes Merah Putih, yakni tahap operasional.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan bahwa keberhasilan program Kopdes Merah Putih sangat ditentukan pada tahap operasionalisasi. Karena itu, seluruh jajaran diminta kembali fokus bekerja dan memperkuat sinergi setelah libur Lebaran.
Menurut Ferry, pembangunan Kopdes Merah Putih di berbagai daerah sudah mulai terlihat dan bahkan menjadi perhatian masyarakat yang pulang kampung saat mudik Lebaran. Banyak masyarakat desa mulai melihat langsung pembangunan koperasi desa yang diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat.
"Program Kopdes Merah Putih sendiri diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi desa melalui berbagai kegiatan usaha produktif, pembiayaan usaha masyarakat, hingga penguatan ekosistem ekonomi desa berbasis koperasi," ujarnya.
Ferry juga menegaskan bahwa program ini mendapat perhatian besar dari Presiden Prabowo Subianto karena dinilai sebagai salah satu strategi untuk mengurangi kesenjangan ekonomi antara desa dan kota serta mempercepat pemerataan pembangunan.
Sementara itu, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menilai momentum Idul Fitri menjadi semangat baru bagi seluruh jajaran untuk memperkuat kolaborasi dan kerja sama dalam menyukseskan operasionalisasi Kopdes Merah Putih.
Menurutnya, setelah libur Lebaran, seluruh aparatur diharapkan memiliki energi baru untuk menghadapi tantangan besar dalam menjalankan operasional koperasi desa di seluruh Indonesia.
Farida juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat dan media massa dalam mengawal program Kopdes Merah Putih agar berjalan sesuai regulasi dan tujuan awalnya, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
"Ke depan, pemerintah berharap Kopdes Merah Putih tidak hanya menjadi program pembangunan koperasi semata, tetapi benar-benar menjadi pusat ekonomi desa yang mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat ekonomi lokal berbasis gotong royong,"imbuhnya.
Jika operasionalisasi berjalan sesuai rencana, Kopdes Merah Putih diproyeksikan menjadi salah satu program ekonomi kerakyatan terbesar di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.















