Sinergi Poltekpar Diperkuat, Kemenpar Targetkan SDM Pariwisata Berdaya Saing Global

Sinergi Poltekpar Diperkuat, Kemenpar Targetkan SDM Pariwisata Berdaya Saing Global

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Program ini menitikberatkan pada penerapan Industry-Based Curriculum (IBC), structured internship, serta metode pembelajaran berbasis proyek.

Program yang telah berjalan sejak 2018 tersebut dinilai mulai menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi lulusan dan keterhubungan dengan industri.

Penguatan Karier Dosen

Pada hari ketiga, pembahasan mencakup sosialisasi regulasi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi terkait profesi, karier, dan penghasilan dosen.

Regulasi ini menekankan sistem karier dosen yang lebih terstruktur berbasis kompetensi dan kinerja, termasuk mekanisme sertifikasi, promosi jabatan akademik, serta tunjangan berbasis kinerja.

Kemenpar juga mendorong pembentukan task force percepatan karier dosen Poltekpar guna meningkatkan jabatan akademik secara sistematis melalui penguatan ekosistem tridharma.

Dorong Kewirausahaan Pariwisata

Selain itu, Kemenpar menjajaki kerja sama dengan Kementerian UMKM Republik Indonesia untuk mengembangkan kewirausahaan di sektor pariwisata.

Poltekpar didorong menjadi pusat (hub) kewirausahaan melalui skema co-incubation, living lab, dan business matching guna melahirkan wirausaha pariwisata yang inovatif dan kompetitif.

Rapat koordinasi ini juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, termasuk Bappenas, Kementerian PANRB, serta akademisi dari Universitas Gadjah Mada.

Komitmen Jangka Panjang

Melalui forum ini, Kemenpar berharap lahir langkah-langkah konkret, terukur, dan implementatif dalam memperkuat SDM pariwisata nasional.

Sinergi antara pendidikan, industri, dan pemerintah diyakini menjadi kunci utama dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing global.