Pemuda Bulukumba Cetak Sejarah, Hammer Fight Pecahkan Dua Rekor MURI

Pemuda Bulukumba Cetak Sejarah, Hammer Fight Pecahkan Dua Rekor MURI

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Jakarta — Pemuda asal Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Muh Ismail Said, mencetak prestasi membanggakan di dunia olahraga kombat Indonesia melalui penyelenggaraan ajang Hammer Fight yang berhasil memecahkan dua Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Event yang digelar di Bali United Studio, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, pada Minggu (10/5/2026), menghadirkan total 260 fighter yang bertanding dalam 130 partai pertandingan selama satu hari penuh.

Selain itu, ajang tersebut juga memperebutkan 12 sabuk juara dalam berbagai kategori pertandingan.

Atas capaian tersebut, Hammer Fight resmi meraih dua penghargaan Rekor MURI sekaligus, yakni sebagai kompetisi olahraga kombat dengan jumlah partai pertandingan terbanyak dalam satu hari dan pemberian sabuk terbanyak dalam satu ajang.

Promotor Hammer Fight, Muh Ismail Said, mengatakan pencapaian ini menjadi bukti bahwa generasi muda daerah mampu menghadirkan event olahraga berskala nasional yang berkualitas dan kompetitif.

“Ajang ini kami hadirkan bukan hanya sebagai hiburan olahraga, tetapi juga untuk mendukung perkembangan combat sport di Indonesia serta menjadi ruang bagi atlet muda menunjukkan kemampuan mereka,” ujar Muh Ismail Said.

Menurutnya, Hammer Fight juga membawa misi membangun semangat sportivitas, disiplin, dan jiwa kompetitif di kalangan generasi muda melalui olahraga.

Sementara itu, Khaeria Ulfarani Rahman yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menilai Hammer Fight dapat menjadi wadah lahirnya atlet-atlet potensial di cabang olahraga kombat.

“Event seperti ini sangat positif karena mampu membuka ruang bagi bibit-bibit atlet olahraga kombat di Indonesia untuk berkembang dan mendapatkan pengalaman bertanding,” katanya.

Keberhasilan Hammer Fight memecahkan dua Rekor MURI sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya Kabupaten Bulukumba, karena mampu menunjukkan kontribusi anak muda daerah di tingkat nasional.