Wamenpar Ni Luh Puspa: Perempuan Akan Terus Bersuara untuk Kesetaraan

Wamenpar Ni Luh Puspa: Perempuan Akan Terus Bersuara untuk Kesetaraan

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, JakartaWakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, menegaskan bahwa perempuan akan terus bersuara untuk memperjuangkan kesetaraan, menghapus stigma, dan membuka akses yang lebih luas bagi perempuan di berbagai bidang kehidupan.

Pernyataan tersebut disampaikan Ni Luh Puspa saat menghadiri sebuah talk show dalam rangka memperingati Hari Kartini.

Dalam forum tersebut, ia menanggapi pertanyaan dari audiens mengenai alasan perempuan masih terus menyuarakan isu kesetaraan di tengah terbukanya berbagai kesempatan bagi perempuan saat ini.

“Dalam sebuah talk show tentang Hari Kartini, ada pertanyaan menarik dari audiens, ‘Mau apa lagi sih perempuan? Sekarang semuanya kan sudah dikasih. Akses, kesempatan, karir, bersuara. Apa lagi?’,” ujar Ni Luh Puspa.

Menurutnya, masih terdapat dua persoalan utama yang membuat perempuan perlu terus bersuara, yakni stigma terhadap perempuan dan belum meratanya akses bagi perempuan di berbagai daerah.

Ia menjelaskan, perempuan yang sukses sekalipun masih sering menghadapi berbagai label dan keraguan terhadap kapasitasnya.

“Perempuan, sesukses apapun, masih sering mendapatkan berbagai label dan ketidakpercayaan. Kesuksesannya tidak pernah dipandang berdiri sendiri dan sering sekali dicari celah kelemahannya,” katanya.

Selain stigma, Niluh juga menyoroti masih banyak perempuan yang terhambat oleh tradisi dan budaya sehingga kehilangan kesempatan untuk berkembang dan meraih cita-cita.

“Banyak perempuan yang masih harus dikungkung tradisi dan budaya. Membuat perempuan kehilangan suara, kesempatan, akses untuk menjadi apa yang ia inginkan,” ujarnya.

Niluh menegaskan bahwa perempuan yang bersuara bukan hanya memperjuangkan kepentingan pribadi, tetapi juga membuka jalan bagi perempuan lainnya.