Qurban Bersama KM Bulukumba ke-VI Kembali Digelar, Ketupat Ahmad Kurniawan Apresiasi Sohibul Kurban

Qurban Bersama KM Bulukumba ke-VI Kembali Digelar, Ketupat Ahmad Kurniawan Apresiasi Sohibul Kurban

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Program Qurban Bersama KM Bulukumba turut mendapat apresiasi dari Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf. Menurut bupati yang akrab disapa Andi Utta itu, konsistensi KM Bulukumba melaksanakan kegiatan sosial keagamaan selama enam tahun berturut-turut menjadi bukti kuatnya solidaritas masyarakat Bulukumba di perantauan terhadap kampung halaman.

“Ini membuktikan bahwa ikatan persaudaraan warga Bulukumba tetap kuat meskipun berada jauh dari daerah asal. Semangat berbagi dan kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh Kerukunan Masyarakat Bulukumba patut menjadi teladan,” ujar Andi Utta.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga Bulukumba di rantau yang terus menunjukkan perhatian dan kontribusi nyata kepada masyarakat di daerah asal mereka.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bulukumba dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh warga Bulukumba di rantau yang terus menunjukkan kepedulian terhadap daerahnya,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP KM Bulukumba, Jumrana Salikki, menilai program qurban bersama tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi wadah mempererat solidaritas sosial masyarakat Bulukumba di perantauan.

“Kami menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh peserta qurban. Semoga Allah SWT membalas dengan limpahan keberkahan dan rahmat-Nya,” ujarnya.

Menurut Jumrana, semangat berqurban masyarakat Bulukumba tetap terjaga di tengah berbagai tantangan dan kondisi ekonomi yang tidak mudah.

“Perintah qurban ada dalam Al-Qur’an, sebagaimana shalat. Maka kita upayakan untuk tetap melaksanakannya. Berqurban di kampung halaman Butta Panrita Lopi mempererat tali silaturahim dengan keluarga, masyarakat, dan pemerintah,” katanya.

Ia menegaskan bahwa qurban bersama merupakan bentuk nyata kepedulian warga Bulukumba di rantau terhadap kampung halaman mereka.

“Walau jarak memisahkan, hati tetap dekat. Ini adalah bagian dari menebar kebaikan dan kebahagiaan demi menggapai rida Ilahi,” tandasnya.