Wakil Ketua Komisi V DPR AIA Apresiasi Diskon Tiket Transportasi, Dinilai Dongkrak Pariwisata dan UMKM

Wakil Ketua Komisi V DPR AIA Apresiasi Diskon Tiket Transportasi, Dinilai Dongkrak Pariwisata dan UMKM

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Jakarta — Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), mengapresiasi kebijakan pemerintah yang memberikan diskon tarif transportasi hingga 30 persen sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi semester II tahun 2026.

Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata, perdagangan, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Program diskon transportasi merupakan bagian dari paket stimulus ekonomi nasional senilai Rp26,34 triliun yang disiapkan pemerintah atas arahan Presiden Prabowo Subianto.

Khusus sektor transportasi, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,54 triliun untuk memberikan potongan harga pada layanan kereta api, kapal laut, dan pesawat terbang.

Andi Iwan menilai kebijakan tersebut akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus menciptakan efek berganda terhadap aktivitas ekonomi di berbagai daerah.

"Diskon tarif transportasi yang menjadi bagian dari paket stimulus ekonomi semester II tahun 2026 merupakan langkah baik yang dilakukan Pemerintah di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto. Tentunya kebijakan ini patut diapresiasi," ujar Andi Iwan Kamis (25/6/2026).

Ia menjelaskan, biaya transportasi yang lebih terjangkau akan meningkatkan mobilitas masyarakat sehingga berdampak positif terhadap sektor pariwisata, perdagangan daerah, hingga pertumbuhan UMKM yang selama ini bergantung pada arus kunjungan masyarakat.

"Mobilitas yang lebih terjangkau akan mendorong pergerakan sektor pariwisata, perdagangan daerah, UMKM, serta aktivitas ekonomi lokal yang selama ini bergantung pada arus kunjungan masyarakat," katanya.

Menurut legislator dari Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan II itu, program stimulus tersebut juga berperan menjaga daya beli masyarakat, khususnya kalangan kelas menengah yang saat ini menghadapi tekanan biaya hidup.

"Ketika masyarakat tetap memiliki dana untuk melakukan perjalanan, berwisata, atau mengunjungi keluarga di daerah lain, maka aktivitas ekonomi di berbagai sektor ikut bergerak," tambah politisi Partai Gerindra tersebut.