Promosi pariwisata dalam negeri juga dilakukan untuk mendorong perjalanan wisatawan nusantara.
Dari rangkaian kegiatan tersebut, tercatat potensi perjalanan sebanyak 36.807 orang, potensi transaksi Rp7,27 miliar, serta potensi devisa mencapai Rp559,48 miliar.
“Promosi ini penting untuk menjaga keberlanjutan permintaan pasar, memperkuat jejaring industri, membuka akses pasar baru, dan memastikan momentum pertumbuhan wisatawan mancanegara terus terjaga,” tutur Widiyanti.
KEN Libatkan 10,61 Ribu UMKM
Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 juga menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menggerakkan pariwisata dan perekonomian daerah.
Kementerian Pariwisata mendukung 125 event daerah terkurasi yang tersebar di 38 provinsi. Hingga 30 Juni 2026, sebanyak 36 event telah selesai dilaksanakan, dua event sedang berlangsung, dan 87 event lainnya dijadwalkan berlangsung hingga akhir tahun.
Dari 36 event yang telah terlaksana, sebanyak 23 event telah selesai dikaji dampaknya. Hasilnya, event tersebut mencatatkan 1,34 juta pengunjung dan transaksi ekonomi langsung sebesar Rp90,53 miliar.
Pelaksanaan event juga melibatkan 10,61 ribu UMKM dan 23,59 ribu pekerja seni, serta membuka lapangan kerja bagi 20,27 ribu tenaga kerja.
“Momentum penyelenggaraan KEN yang banyak berlangsung pada musim liburan menjadi penting karena mampu menggerakkan perjalanan wisatawan, meningkatkan eksposur destinasi, dan memberikan dampak langsung bagi ekonomi masyarakat di daerah,” kata Ni Luh Puspa.














