Terkini.id - Saat ini di Indonesia, industri logistik sedang menghadapi sejumlah tantangan akibat kurang efisien dalam mempersingkat operasi logistik. Bukan apa-apa, sebagian besar masyarakat menginginkan pengiriman dan pengantaran barang-barang logistik yang jauh lebih cepat dan tepat waktu. Dan industri logistik ini melibatkan koordinasi antara berbagai fungsi seperti pemesanan, transportasi, dokumentasi hingga pembayaran ongkos kirim.
Dengan kemajuan teknologi yang semakin canggih di berbagai industri, ini hanyalah masalah waktu saja industri logistik di Indonesia akan mengadopsi teknologi revolusioner yang super canggih seperti Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence), robotik, mesin pembelajaran dan teknologi blockchain.
Bagaimana teknologi mengacaukan rantai pasokan?
Dalam masalah rantai pasokan, pemesanan kendaraan pengantar logistik akan dibuat lebih mudah dengan implementasi Kecerdasan Buatan yang dapat mengenali pola-pola pada data, membuat proses pemesanan menjadi lebih dapat diperkirakan, lebih akurat dan efisien. Teknologi ini digunakan untuk memahami bagaimana para klien seperti Anda membuat pemesanan, dan data tersebut digunakan untuk menjalankan operasi dengan cara yang proaktif. Ini berarti bahwa kendaraan pengangkut dapat dipindahkan sebelumnya ke kawasan dimana terdapat jumlah pemesanan yang lebih tinggi.
Lalu bagaimana halnya dengan masalah transportasi?
Dalam hal transportasi yang melibatkan pengangkutan dan pengantaran barang-barang logistik, robotik juga menciptakan gangguan di bagian pergudangan dengan mengambil alih pekerjaan yang biasanya dilakukan oleh manusia. Robot-robot ini bekerja dengan mempelajari algoritma dan menggunakan waktunya untuk menerima, menyortir, menyimpan, dan mengantarkan kargo ke truk-truk pengangkut.
Selain itu ada teknologi telematics yang merupakan singkatan dari telekomunikasi dan informasi, yang akan menyediakan data-data seputar kendaraan-kendaraan pengantar logistik kepada para operator. Dan ini ternyata dimungkinkan melalui perangkat-perangkat yang terhubung dan sebuah jaringan internet yang mengizinkan para pengguna untuk melacak kendaraan, melihat para sopir dan bahkan memonitor penggunaan bahan bakar. Ini juga dapat memberikan informasi seputar waktu pengemudian dan waktu perkiraan untuk pembongkaran kargo.
Lalu bagaimana halnya dengan dokumentasi?
Dalam hal dokumentasi, hal apapun akan dibuat dan dilakukan secara digital untuk memungkinkan mempersingkat pengantaran barang-barang kargo itu kepada para konsumen di seluruh Indonesia. Contohnya saja cara pengepakan, faktur dagang, daftar penumpang dan berbagai hal lainnya akan dilakukan melalui sebuah platform digital.
Tidak hanya itu, kontrak pintar yang didorong oleh penggunaan teknologi blockchain merupakan teknologi revolusioner yang telah mengubah dokumentasi dalam hal rantai pasokan. Sebuah kontrak pintar akan mengandung sejumlah instruksi yang sudah diprogramkan sebelumnya, yang menyimpan istilah-istilah sebuah kontrak antara dua pihak atau lebih. Sejak kontrak pintar itu bekerja pada sebuah teknologi blockchain, maka itu akan menjalankan istilah-istilah kontrak apabila persyaratan yang sudah ditentukan sebelumnya, terpenuhi.
Sebagai contoh, sebuah perusahaan dapat memberikan sinyal bahwa mereka telah menerima barang-barang pesanan mereka melalui kontrak pintar yang kemudian akan diikuti secara otomatis oleh pembayaran dari pihak perusahaan. Hal ini tentu saja akan dapat mengurangi waktu yang seharusnya digunakan dalam memverifikasi dokumen-dokumen karena seluruh proses ini dilakukan secara transparan.
Teknologi dapat mempersingkat proses administrasi
Tidak hanya hal-hal di atas, fungsi teknologi juga dapat mengurangi waktu untuk membuat faktur, melakukan pembayaran, dan persetujuan dengan antara perusahaan kargo dengan para konsumen.
Hal ini berkat Bukti Pengantaran Elektronik (e-Pod) yang akan dapat mengurangi jumlah para pelanggan yang kurang puas, mengurangi kelambatan dalam penerimaan barang, serta menurunkan jumlah keluhan mereka atas pelayanan kargo. Untuk itu, para sopir truk seringkali membawa ponsel pintar atau tablet supaya mereka bisa memperoleh Bukti Pengantaran Elektronik secara bersamaan. Perangkat-perangkat elektronik akan mengkomunikasikan status pengantara dengan semua pihak yang terlibat, untuk menghapus kebingungan dan menyingkirkan adanya error.
Dan peningkatan pada penggunaan e-wallet juga telah membuat seluruh proses pembayaran semakin cepat dan nyaman. Ditambah lagi dengan penggunaan mata uang kripto sebagai alat pembayaran untuk jasa pengantaran barang-barang logistik para konsumen.
Untuk saat ini, jika Anda membutuhkan jasa pengantaran dan pengiriman barang logistik secara cepat dan tepat waktu, maka Anda dapat mengandalkan Ninja Xpress dan Shopee Xpress dengan biaya kirim yang sangat terjangkau.















