Terkini.id, Jakarta - Ahmad Sahroni menyampaikan klarifikasi pihaknya usai TNI menyebut video penyiksaan soal kasus kematian Imam Masykur yang diunggah oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu adalah hoaks.
Sekadar diketahui, Ahmad Sahroni dalam unggahannya di media sosial Instagram pribadinya, sempat memosting video penyiksaan seorang pria di dalam mobil yang dilakukan oleh sejumlah orang.
Dalam unggahan yang sama, Sahroni juga memosting foto ketika jenazah Imam Masykur sudah dimasukkan ke peti mati.
Sementara dalam keterangan unggahannya, Sahroni menanyakan kepada warganet apa kesalahan yang telah dilakukan oleh orang yang disiksa tersebut.
Selain itu, Ahmad Sahroni juga menyebut bahwa peristiwa dalam video unggahannya itu belum diketahui pasti lokasi kejadiannya.
"Berakhir Meninggal, sedih banget. Salbh apa ini org sampe di Hajar demikian. Kejadian pasti nya dimana belom di ketahui.. Mohon bantuan Semua untuk pencarian Lokasi," tulis Ahmad Sahroni dalam unggahannya itu.
Belakangan, pihak TNI menyebut bahwa video penyiksaan terkait kematian Imam Masykur yang diunggah oleh Ahmad Sahroni itu adalah hoaks.
"(Video) yang di dalam mobil itu hoaks," kata Komandan Pomdam Jaya, Kolonel Cpm Irsyad Hamdie Bey Anwar, Selasa, 29 Agustus 2023. (Sumber: CNNIndonesia.com)
Wartawan pun lantas menunjukkan kepada Irsyad video seseorang yang disiksa di dalam mobil yang diunggah oleh Ahmad Sahroni. Irsyad kemudian menegaskan, video itu yang disebut oleh pihaknya hoaks.
"Ini yang hoaks," tegas Kolonel Cpm Irsyad Hamdie.
Klarifikasi Ahmad Sahroni
Terkait postingan videonya yang disebut hoaks oleh pihak TNI, Ahmad Sahroni menyebut bahwa dalam keterangan unggahannya itu ia sama sekali tidak menyebutkan bahwa video itu terkait dengan Imam Masykur.
"Siapp Pak, maap nih Pak dalam postingan saya tidak menyebutkan pd hal org loh pak," ujar Ahmad Sahroni lewat postingan klarifikasinya yang ia unggah di akun Instagram @ahmadsahroni88, Selasa, 29 Agustus 2023.
Ahmad Sahroni juga menyebut, netizen lah yang ramai mengatakan bahwa orang-orang dalam video itu adalah pelaku penyiksa Imam Masykur.
"Netizen yg Ramai bicarakan ttg Orang orang yg di anggap adalah Pelaku nya, dan Sudah Ramai di media sosial dan jadi pembicaraan semua masyarakat," tuturnya.
Menurut Ahmad Sahroni, jika memang benar video penyiksaan Imam Masykur itu adalah hoaks, dalam artian tidak ada aksi penyiksaan dalam kasus kematian pemuda Aceh tersebut, maka dirinya berterima kasih kepada pihak TNI atas penjelasannya.
"Alhamduillah kl mmg Benar tidak ada penyiksaan, saya sebagai Anggota DPR mengucapkan banyakTrimakasih atas penjelasannya, Terimakasih bapak,, Tapi Boleh saya bertanya ya pak, Anggota bapak yg ramai di bicarakan itu mohon petunjuk bapak ?? mohon arahan jg mohon nformasi ??," tulisnya menutup keterangan unggahan klarifikasinya itu.















