Gara-gara Daihatsu Manipulasi Hasil Uji Tabrak, Toyota Hentikan Pengiriman Mobil

Gara-gara Daihatsu Manipulasi Hasil Uji Tabrak, Toyota Hentikan Pengiriman Mobil

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Lembaga penyiaran publik NHK melaporkan bahwa kementerian transportasi Jepang akan melakukan inspeksi di tempat terhadap Daihatsu pada Kamis ini.

Dalam ringkasan laporannya yang diterbitkan Rabu, panel independen menyalahkan kesalahan Daihatsu pada beberapa faktor termasuk tekanan ekstrim karena jadwal pengembangan yang terlalu ketat dan kaku dan kurangnya keahlian para manajer.

“Lingkungan kerja juga kurang transparan, dan bahkan jika terjadi penyimpangan atau penipuan, hal tersebut tidak akan terdeteksi,” kata laporan itu.

Pada bulan April, Daihatsu mengaku memalsukan hasil uji tabrak untuk empat modelnya, yang melibatkan total 88 ribu kendaraan yang diproduksi di Thailand dan Malaysia pada tahun 2022 dan 2023.

Kemudian pada bulan Mei, mereka mengumumkan penghentian produksi dua model kendaraan hibrida di Jepang karena kejanggalan’ serupa, termasuk SUV Toyota Raize, yang diproduksi atas nama perusahaan induknya.

“Kami yakin untuk mencegah terulangnya kembali, selain peninjauan operasi sertifikasi, diperlukan reformasi mendasar untuk merevitalisasi Daihatsu sebagai sebuah perusahaan,” kata Toyota.

Didirikan pada tahun 1907 untuk memproduksi mesin pembakaran internal, perusahaan yang berbasis di Osaka ini meluncurkan kendaraan roda tiga pertamanya pada tahun 1931, sebelum diambil alih oleh Toyota pada tahun 1967.