Konsisten pada Nilai Itu Penting!

Konsisten pada Nilai Itu Penting!

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Juga realita bahwa hampir tdk ada di dunia ini orang yang sudah kalah dalam pertarungan berkali-kali tapi tetap maju.

Bagi saya, hal ini memiliki makna keserakahan dan nafsu besar untuk berkuasa.

Hal yang paling berat untuk menerima Prabowo adalah fakta bahwa bergabungnya dengan Jokowi sekaligus melahirkan kongkalikong keserakahan dalam kekuasaan.

Itu yang menjadikan Prabowo bergelantung di bawah ketiak Jokowi dalam pilpres ini. Puncaknya adalah pemerkosaan UU melalui MK dengan pelanggaran etika berat yang berakibat kepada dipecatnya Ketua MK, adik ipar Jokowi oleh MKMK.

Pada saat yang sama, walaupun Prabowo sadar bahwa ada pelanggaran etika, dia tetap mempertahankan Cawapresnya yang jelas hasil “eborsi politik” yang minim kapasitas dan pengalaman.

Oleh karenanya anda yang mempertanyakan dukungan dan pilihan saya, semoga jelas bukan alasan pribadi dan pragmatis.

Sejatinya saya tidak punya kepentingan pribadi untuk mendukung atau tidak mendukung dalam pilpres di Indonesia.

Apalagi kalau sekedar memburu sesuap nasi. Cukuplah kami bisa makan tiga kali sehari semalam di Amerika. Tapi ini masalah hati dan nilai. Hidup itu perjuangan. Dan yang kita perjuangkan adalah nilai (value). Bukan sesuap nasi yang akhirnya jadi tahi.

Saat ini dengan segala kekurangannya, bukan Ketua partai, tidak kaya, bukan Jenderal, tapi Anies memiliki segala kelebihan ketimbang capres lain untuk didukung.

Seorang yang punya karakter dan integritàs, berwawasan dan memilki gagasan dan ide-ide yang berkemajuan, cerdas dengan latar belakang pendidikan yang jelas, punya komitmen keagaman yang inklusif (merangkul Walau berbeda), dan tentunya punya rekam jejak yang nyata dan membanggakan.