" Semua bangunan BUMDES rusak karena banjir, Gasebo - Gasebo, playing fox, taman dan lain-lain, habis tidak tersisa, sekarang tinggal aula namun butuh perbaikan agar bisa digunakan kembali," ungkap Solihin yang ditemui pada Ahad, 26 Mei 2024 di kantor Desa Baloli.
Beliau menjelaskan pasca banjir, pemerintah desa sekarang berupaya melakukan optimalisasi pengelolaan BUMDES, karena setelah 4 tahun berlalu belum ada pemasukan yang signifikan dikarenakan usaha BUMDES mandeg. Penyertaan modal dari awal 50 juta rupiah belum ada penambahan sampai tahun ini.
"Kami fokus membenahi infrastruktur yang memang menjadi prioritas kepentingan masyarakat, insyaallah tahun ini sedikit demi sedikit BUMDES kami optimalkan, oleh karena itulah sekarang sementara kami buatkan gedung sekertariat khusus BUMDES agar pengurus nantinya lebih maksimal dalam mengelolah administrasi " imbuhnya.
Hal ini senada dengan pernyataan Wawan, Direktur BUMDES "Bayu Sosoan" desa Baloli.
"Untuk sekarang Kak belum ada usaha permanen yang bisa kami lakukan, karena pemerintah desa masih fokus benahi infrastruktur yang terdampak banjir bandang, tetapi sudah ada rancangan dari kepala desa jika tahun ini BUMDES akan dibenahi dan optimis lebih berkembang dari yang sebelumnya" jelasnya.
Dengan munculnya ide-ide baru, diharapkan menjadi titik awal pengungkit pemulihan ekonomi masyarakat dengan mendorong penggunaan Dana Desa untuk program pengembangan masyarakat dan BUMDes supaya desa makin sejahtera.
"Dengan meningkatkan kualitas dan ide kreatif, saya berharap bisa menjadikan BUMDes sebagai alat untuk mendorong kemajuan Desa Baloli,' tutup Wawan.
Warga Desa Baloli Rasakan Manfaat Pembangunan Infrastruktur Rp12 M dari PUPR
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyalurkan bantuan berupa pembangunan infrastruktur senilai total Kurang Lebih 12 miliar kepada Desa Baloli, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara. Pembangunan infrastruktur pada tahun 2024 itu telah menjadikan masyarakat Desa Baloli jauh lebih produktif.
Kepala Desa (Kades) Baloli, Solihin mengatakan, masyarakat di wilayahnya kini telah merasakan manfaat dari adanya bantuan tersebut. Ia menjelaskan, Desa Baloli mendapatkan bantuan dari Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada 2024 berupa perbaikan jalan, aspal jalan, jaringan irigasi dan perbaikan jembatan.
“Manfaatnya jauh sekali berbeda, antara sebelum dan sesudah ada bantuan. Kami ambil contoh untuk aspal. Dulu jalan rusak, sekarang sudah diratakan, jalan jadi lancar. dulu jembatan terputus sampai menggunakan jembatan Alternatif sekarang jembatan sudah kembali normal sehingga nyaman digunakan," tutur Kepala desa Baloli.














