Kemelut pun terjadi di depan gawang, dan Nermin Haljeta dengan cermat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menjebol gawang Mariyo Londok, membawa PSM unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, PSBS Biak mulai mencoba keluar dari tekanan dengan meningkatkan intensitas serangan.
Namun, pertahanan solid PSM Makassar membuat mereka kesulitan menembus kotak penalti lawan. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap 1-0 untuk keunggulan PSM.
Memasuki babak kedua, PSBS Biak tampil lebih agresif. Mereka meningkatkan tekanan melalui berbagai umpan terobosan dan memaksa PSM bermain lebih bertahan.
Upaya PSBS akhirnya membuahkan hasil di menit ke-51 ketika Abel Arganaraz berhasil menyamakan kedudukan.
Gol ini tercipta dari bola liar yang gagal dihalau dengan baik oleh barisan pertahanan PSM, memberikan peluang bagi Arganaraz untuk menyarangkan bola ke gawang Hilmansyah.
Gol penyama kedudukan ini memberikan energi baru bagi PSBS Biak. Mereka semakin bersemangat menekan PSM dan menciptakan beberapa peluang berbahaya.
Namun, kiper PSM, Hilmansyah, melakukan sejumlah penyelamatan penting yang mencegah PSBS menambah gol.
PSM Makassar tidak tinggal diam. Mereka kembali mengambil inisiatif serangan setelah gol balasan PSBS Biak. Pada menit ke-76, Adilson Silva berhasil mencetak gol setelah menerima umpan terobosan dari lini tengah.
Namun, wasit menganulir gol tersebut setelah pemeriksaan VAR menunjukkan adanya offside dalam proses terjadinya gol. Keputusan ini memicu protes dari para pemain PSM, tetapi keputusan wasit tetap tidak berubah.















