Wanita itu juga mengungkapkan bahwa korban dari pelaku tak hanya dirinya seorang, melainkan ada 3 perempuan lainnya yang dilecehkan oleh pelaku.
"Ternyata pagi itu sudah ada 3 orang yang dia mau pegang pegang (yang dua korbannya kena pantat, yg satu kena pay*dara)," bebernya.
Usai mengalami peristiwa itu, korban pun melanjutkan olahraganya. Akan tetapi, pelaku yang sudah berganti pakaian kembali ingin menghampiri korban dan melakukan lagi aksi bejatnya itu.
"Selanjutnya saya bersama teman masih mau jalan dan lanjut ke CPl disitu ternyata pelaku sudah ganti baju sambil putar putar beberapa kali," tutur korban.
"Tidak taunya pelaku langsung berada di belakang dan melancarkan aksinya memegang pay*udara kami di dekat PHIPO (sempat ketangkap video, dia smp mau kabur lawan arus karena lihat kami sudah angkat kamera)," sambungnya.
Pelaku, kata korban, mengganti pakaiannya dari sebelumnya hanya memakai kaos hitam, lalu mengenakan jaket hoodie berwarna cokelat dan tanpa mengenakan helm.
"Pas kami sampai depan Siloam dia sudah ganti baju (pakai hoodie cokelat) dan lepas helm. Baru kami pulang mi pakai grab sambil minta bapak bapak yg lagi lari tungguin sebentar. ini dia lagi sering cari korban lagi min katanya krn korbannya lebih dari satu," ujar korban.
"Karena tahu kami sudah ambil video makanya pelaku mau datang lagi untuk ambil HP kami, tapi kami sudah minta tolong ke bapak bapak yg lewat untuk berjaga-jaga," tambahnya.
Lebih lanjut, korban menduga bahwa pria pelaku begal payudara tersebut sudah mempersiapkan aksi mesumnya itu lantaran pelaku beberapa kali mengganti pakaiannya dan sudah mencopot nomor plat motor yang dikendarainya.
"Udah prepare sampai ganti baju beberapa kali dan udah copot plat," ujarnya.















