Retno lewat sejumlah pidatonya di PBB juga gencar melawan aksi penjajahan yang dilakukan oleh Zionis Israel terhadap rakyat Palestina.
Kendati demikian, Presiden Terpilih yakni Prabowo Subianto tak lagi memberikan amanah kepada Retno sebagai menteri luar negeri.
Usai dirinya tidak lagi menjabat Menlu, Retno pun menyampaikan salam perpisahannya kepada seluruh jajaran dan staf di Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).
Momen perpisahan antara dirinya dengan jajarannya tersebut dibagikan Retno lewat unggahan videonya di Instagram pribadinya.
Dalam video unggahannya itu, Retno Marsudi berpamitan kepada seluruh jajarannya di Kemenlu yang telah dipimpinnya sejak 2014 silam.
"Saya pamit, ya," ujar Retno sambil menangis.
Ia pun menyampaikan permintaan maafnya kepada seluruh jajarannya. Kepada para stafnya, Retno juga mengaku bahwa profesinya hanya satu, yakni sebagai diplomat.
"Saya nggak bisa bicara. Profesi saya cuma satu: sebagai diplomat. Sudah hampir 40 tahun saya berada di rumah ini, maafkan saya," tuturnya.
Lebih lanjut, Retno Marsudi menyampaikan pesannya yang terakhir sebagai Menlu kepada jajarannya dimana ia meminta kepada para stafnya agar selalu menjaga Kemenlu dengan sebaik-baiknya.
"Jagalah rumah ini dengan baik, jagalah," ujarnya.















