Ribuan Aleg PKS se Indonesia Ikuti Bimtek dan Konsolidasi Nasional

Ribuan Aleg PKS se Indonesia Ikuti Bimtek dan Konsolidasi Nasional

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Jakarta - Ribuan anggota legislatif Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota se-Indonesia mengikuti Bimbingan Teknis Nasional (Bimtek) dan Konsolidasi Nasional di Hotel Bidakara Jakarta 28-30 April 2025.

Sekretaris Jenderal DPP PKS, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalitas Aleg PKS dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran.

"Bimtek ini fokus pada penguatan peran Aleg dalam melayani rakyat, berbasis prinsip-prinsip perjuangan PKS dan aspirasi masyarakat," ujar Aboe Bakar saat pembukaan Bimtek pada Senin 28 April 2025.

Lebih lanjut, Aboe Bakar menegaskan bahwa melalui Konsolidasi Nasional ini diharapkan terbangun soliditas dan sinergi antara Aleg dan seluruh struktur partai di berbagai tingkatan.

"Kita ingin mengokohkan kerja-kerja pelayanan dan pengabdian kepada rakyat secara lebih terarah dan berkesinambungan," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Aboe Bakar juga menekankan bahwa konsolidasi ini merupakan bentuk dukungan PKS terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menegaskan bahwa PKS siap bersinergi dan mendukung program-program strategis pemerintahan saat ini.

"Melalui kegiatan ini, para Aleg PKS diminta melakukan penyelarasan dengan agenda pemerintahan Prabowo Subianto, sehingga tersusun rencana aksi politik yang konkret, terukur, dan sejalan dengan arah pemerintah,"harapnya.

Kegiatan ini juga diisi dengan berbagai sesi pelatihan substantif, simulasi, serta diskusi strategis untuk memperkuat kapasitas politik Aleg PKS dalam mengadvokasi kepentingan rakyat di tingkat legislatif.

Dengan tema "Kokoh Melayani, Konsisten Mengabdi", PKS menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah rakyat, memberikan solusi, dan berperan aktif dalam membangun bangsa.