Dari sisi lingkungan, perusahaan juga dinilai telah memiliki sistem pelaporan yang cukup lengkap terkait emisi karbon.
Pengungkapan data mencakup emisi Scope 1, Scope 2, hingga Scope 3, serta informasi mengenai penggunaan energi, air, dan pengelolaan limbah dalam operasional perusahaan.
Tidak hanya itu, XLSMART juga mulai menerapkan konsep Zero Waste Landfill dalam sejumlah kegiatan besar yang mereka selenggarakan.
Salah satunya pada ajang AXIS Nation Cup 2025, di mana sekitar 4.200 kilogram sampah berhasil dikelola melalui proses pemilahan dan pengolahan sehingga tidak langsung dibuang ke tempat pembuangan akhir.
Konsep pengelolaan sampah berkelanjutan tersebut juga diterapkan dalam acara Ultraverse
Festival yang digelar pada Januari 2026.
Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus memperkuat implementasi ESG secara terukur sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang.
Sebagai informasi, Sustainable Fitch merupakan lembaga pemeringkat global yang menilai kinerja keberlanjutan perusahaan, termasuk komitmen serta integrasi aspek lingkungan dan sosial dalam strategi bisnis.
Penilaian menggunakan skala peringkat 1 hingga 5, dengan peringkat 1 sebagai yang terbaik serta skor 0 hingga 100.
Bagi investor dan komunitas keuangan, penilaian ini menjadi salah satu referensi penting dalam melihat sejauh mana perusahaan mampu menjalankan bisnis yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada keberlanjutan.
XLSMART sendiri merupakan perusahaan telekomunikasi terpadu yang lahir dari penggabungan XL Axiata, Smartfren Telecom, dan Smart Telecom.















