Ketegangan Politik Memanas, FIFA Belum Berencana Pindahkan Laga Iran dari AS

Ketegangan Politik Memanas, FIFA Belum Berencana Pindahkan Laga Iran dari AS

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Jakarta – Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) memberi sinyal bahwa pertandingan Tim Nasional Iran pada Piala Dunia 2026 tetap akan digelar di Amerika Serikat sesuai jadwal resmi, meskipun muncul kekhawatiran keamanan dan usulan untuk memindahkan laga ke Meksiko.

Sikap ini muncul setelah Ketua Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, sebelumnya menyampaikan bahwa pihaknya tengah bernegosiasi dengan FIFA terkait kemungkinan pemindahan pertandingan Iran dari wilayah Amerika Serikat akibat konflik geopolitik yang tengah memanas.

Namun, FIFA menegaskan bahwa hingga kini pihaknya masih berpegang pada jadwal resmi turnamen yang telah ditetapkan setelah proses undian Piala Dunia yang dilakukan pada Desember lalu.

“FIFA menantikan seluruh tim peserta untuk bertanding sesuai jadwal yang telah diumumkan,” ujar juru bicara FIFA sebagaimana dikutip dari laporan The Independent, Rabu 18 Maret 2026.

Ia juga menegaskan bahwa FIFA terus menjalin komunikasi dengan seluruh asosiasi anggota, termasuk Iran, dalam rangka memastikan kesiapan menuju ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut.

“Kami juga terus berkomunikasi secara rutin dengan seluruh asosiasi anggota, termasuk Iran, terkait persiapan Piala Dunia 2026,” lanjut perwakilan FIFA tersebut.

Kekhawatiran Keamanan Jadi Sorotan

Wacana pemindahan lokasi pertandingan muncul setelah meningkatnya ketegangan geopolitik menyusul serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Situasi tersebut memicu kekhawatiran mengenai keselamatan tim nasional Iran jika harus bertanding di wilayah Amerika Serikat selama turnamen berlangsung.

Presiden Amerika Serikat saat itu, Donald Trump, bahkan sempat menyatakan bahwa tidak tepat bagi Iran untuk memainkan pertandingan di negaranya dengan alasan keselamatan.

Pernyataan itu semakin memperkuat kekhawatiran terkait partisipasi Iran dalam pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di wilayah Amerika Serikat.