Terkini - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan konflik perang antara Amerika Serikat dan Iran berpotensi segera berakhir. Bahkan, Trump memprediksi perang tersebut bisa selesai dalam waktu dekat, kemungkinan pada minggu depan.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah adanya perkembangan positif dalam komunikasi dan negosiasi antara kedua negara.
Pemerintah Amerika Serikat disebut tengah mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi agar perang tidak berlangsung lama.
Trump juga menegaskan bahwa operasi militer terhadap Iran sejak awal tidak direncanakan berlangsung berkepanjangan.
Target utama operasi militer disebut untuk menekan Iran agar kembali ke meja perundingan dan mencapai kesepakatan baru.
Konflik antara Amerika Serikat dan Iran menjadi salah satu isu geopolitik terbesar tahun 2026 karena berdampak besar terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah, harga minyak dunia, serta ekonomi global.
Ketegangan di kawasan tersebut sebelumnya sempat mendorong harga minyak dunia naik akibat kekhawatiran terganggunya pasokan energi global.
Jika perang benar-benar berakhir dalam waktu dekat, harga minyak dunia diperkirakan akan turun karena risiko geopolitik menurun dan distribusi energi global kembali stabil.
Pasar global kini terus memantau perkembangan konflik tersebut karena sangat berpengaruh terhadap inflasi dan ekonomi dunia.
“Saya melihat ada kesepakatan dengan Iran. Bisa segera, mungkin minggu depan,” kata Donald Trump dikutip dari AFP pada Senin 30 Maret 2026.















