Haka Auto Targetkan 50 Cabang Dealer Kendaraan Listrik, Ekspansi Besar di Indonesia Timur

Haka Auto Targetkan 50 Cabang Dealer Kendaraan Listrik, Ekspansi Besar di Indonesia Timur

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Makassar – PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) terus memperluas jaringan dealer kendaraan listrik di Indonesia. Hingga akhir tahun lalu, perusahaan telah memiliki sekitar 20 cabang dan pada tahun 2026 jumlah tersebut ditargetkan meningkat signifikan hingga mencapai 50 cabang.

CEO Haka Auto, Hariyadi Kaimuddin, menyampaikan bahwa pertumbuhan jaringan dealer kendaraan listrik yang dikelola Haka Auto tergolong sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir.

“Kalau sampai akhir tahun kemarin kita sudah sekitar 20 cabang, tahun ini sudah menjadi sekitar 30 dan sampai akhir tahun ini kita targetkan bisa sampai 50 cabang. Ini pertumbuhannya sangat besar,” ujar Haryadi saat halal bihalal dan silaturahmi media di Makassar, Sabtu 28 Maret 2026.

Menurutnya, ekspansi jaringan dealer ini dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap kendaraan listrik sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

Harga Mobil Listrik Semakin Kompetitif

Hariyadi juga menjelaskan bahwa salah satu anggapan yang masih berkembang di masyarakat adalah mobil listrik dianggap mahal. Padahal saat ini harga mobil listrik sudah semakin kompetitif dan bahkan mulai setara dengan mobil konvensional di kelas yang sama.

“Dulu orang bilang mobil listrik mahal, tapi sekarang sebenarnya harganya sudah kurang lebih sama dengan mobil konvensional. Teknologi baterai juga terus berkembang sehingga biaya produksi semakin efisien,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa perkembangan teknologi baterai dan produksi massal membuat harga mobil listrik terus menurun dari tahun ke tahun. Selain itu, berbagai program pembiayaan juga membuat mobil listrik semakin mudah dimiliki masyarakat.

Infrastruktur dan Ekosistem Terus Dibangun

Selain memperluas jaringan dealer, Haka Auto juga terus mengembangkan infrastruktur pendukung seperti charging station dan layanan purna jual untuk mendukung pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia.

Menurutnya, pengembangan ekosistem kendaraan listrik tidak bisa hanya fokus pada penjualan kendaraan, tetapi juga harus didukung infrastruktur, layanan servis, serta edukasi kepada masyarakat.

“Kami tidak hanya jual mobil, tapi juga harus membangun ekosistemnya, termasuk charging, servis, dan edukasi ke masyarakat,” katanya.

Ia juga meminta dukungan masyarakat dan media agar perkembangan kendaraan listrik di Indonesia dapat berjalan sesuai rencana dan semakin berkembang di masa depan.

“Kami mohon doa dan dukungan agar semua rencana pengembangan ini bisa berjalan dengan baik dan kendaraan listrik di Indonesia bisa berkembang lebih cepat,” tutupnya.