Terkini, Jakarta — Perum Bulog menyiapkan anggaran sekitar Rp5 triliun untuk pembangunan 100 gudang pangan baru yang akan tersebar di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari penguatan infrastruktur logistik dan ketahanan pangan nasional.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Hamdani, mengatakan pembangunan gudang tersebut direncanakan berlangsung di 92 kabupaten dengan tujuan meningkatkan kapasitas penyimpanan serta memperkuat sistem distribusi pangan nasional, khususnya beras dan komoditas strategis lainnya.
“Anggaran ini terdiri dari sekitar Rp4,4 triliun untuk pembangunan infrastruktur utama dan sekitar Rp560 miliar untuk mekanisasi, otomatisasi, serta sistem teknologi informasi,” ujar Rizal dalam keterangan resminya, Jumat (3/4/2026).
Infrastruktur Pascapanen dan Modernisasi Logistik
Rizal menjelaskan bahwa pembangunan yang dilakukan Bulog tidak hanya berupa gudang penyimpanan, tetapi juga mencakup infrastruktur pascapanen dan fasilitas pengolahan pangan modern guna meningkatkan efisiensi distribusi serta kualitas hasil produksi pertanian.
Rencana pembangunan infrastruktur pascapanen tersebut meliputi:
94 unit gudang penyimpanan
6 unit silo gabah
8 unit silo jagung
17 unit dryer beras
17 unit Rice Milling Unit (RMU)
8 unit dryer jagung















