El Nino Mengancam, Pemerintah Aktifkan Posko Pengendalian Kebakaran Hutan

El Nino Mengancam, Pemerintah Aktifkan Posko Pengendalian Kebakaran Hutan

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Kabupaten Sambas: 103,32 hektare

Kabupaten Ketapang: 73,30 hektare

Kabupaten Mempawah: 47,20 hektare

Kota Singkawang: 38,50 hektare

Untuk menangani kondisi tersebut, sebanyak 13 regu atau 195 personel Manggala Agni telah dikerahkan ke berbagai wilayah rawan kebakaran.

Posko Karhutla Perkuat Respons Cepat di Lapangan

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Kalimantan, Yudho S. Mustiko, mengatakan bahwa Kalimantan Barat merupakan salah satu provinsi dengan tingkat kerawanan kebakaran hutan dan lahan tertinggi di Indonesia, sehingga diperlukan kesiapsiagaan sejak awal musim kemarau.

“Aktivasi posko ini bertujuan memperkuat sistem deteksi dini dan mempercepat respon penanganan di lapangan, sehingga kebakaran dapat dikendalikan sebelum meluas,” kata Yudho.

Di bawah koordinasi Balai Pengelolaan Hutan Lestari Wilayah X Pontianak, Posko Pengendalian Karhutla akan menjalankan sejumlah agenda utama, antara lain peningkatan patroli terpadu di wilayah rawan kebakaran, optimalisasi pemantauan hotspot dan pelaporan harian, peningkatan kesiapsiagaan personel, pengecekan peralatan pemadaman secara berkala, serta sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Pemerintah Imbau Masyarakat Cegah Karhutla

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan dengan tidak membuka lahan menggunakan api serta segera melaporkan jika menemukan indikasi kebakaran di wilayah masing-masing.

Langkah preventif sejak awal musim kemarau ini diharapkan dapat meminimalkan dampak kebakaran hutan dan lahan, melindungi kesehatan masyarakat dari bencana asap, serta mencegah terjadinya kabut asap lintas batas negara yang kerap terjadi saat kebakaran hutan besar di Indonesia.