Dengan latar pendidikan kesehatan masyarakat, dia mengarahkan kontribusinya pada isu-isu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Mulai dari ketahanan keluarga hingga pendidikan dan kesehatan.
Saat menjabat Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat dan Ketua Dekranasda, dia aktif menggerakkan program berbasis komunitas.
Kini, kehadirannya di DPR RI menunjukkan kelanjutan peran tersebut dalam skala yang lebih luas, dari gerakan ke ranah legislasi.
Jika Atalia bergerak dari akar komunitas, maka pendekatan teknokratis terlihat pada figur seperti Puteri Komarudin.
Kehadirannya mencerminkan bagaimana latar pendidikan dapat memperkuat kapasitas dalam menjalankan fungsi politik.
Lulusan Universitas Melbourne ini kini aktif di Komisi XI DPR RI yang membidangi sektor fiskal dan perbankan.
Dalam perannya, Puteri terlibat dalam pembahasan kebijakan keuangan negara sekaligus mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat, terutama generasi muda.
Fokusnya pada penguatan UMKM juga menunjukkan keterkaitan antara kebijakan makro dan dampak di tingkat mikro.
Sementara Yashinta Sekarwangi Mega merupakan figur muda yang aktif dalam isu sosial dan pemberdayaan generasi muda.















