Bahas Rupiah dan Investasi Asing, Luhut Kumpulkan Petinggi OJK

Bahas Rupiah dan Investasi Asing, Luhut Kumpulkan Petinggi OJK

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

OJK juga didorong untuk terus menghadirkan inovasi kebijakan, terutama dalam memperdalam sektor keuangan atau financial deepening, agar ekosistem industri keuangan tetap sehat dan mampu mendukung pembiayaan ekonomi nasional secara optimal.

Di sisi lain, pemerintah turut menyoroti kondisi sektor Bank Perekonomian Rakyat (BPR). Berdasarkan pemantauan data terbaru, DEN mencatat adanya peningkatan rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) yang cukup signifikan.

Luhut menyebut OJK telah mengambil berbagai langkah strategis, namun restrukturisasi dan penguatan kelembagaan BPR dinilai perlu dilakukan lebih komprehensif guna mencegah potensi risiko sistemik di masa mendatang.

“Saat ini OJK telah mengambil langkah-langkah strategis. Namun, sebagai langkah antisipatif, proses restrukturisasi dan penguatan kelembagaan BPR perlu dilakukan secara lebih komprehensif agar tidak berkembang menjadi sumber kerentanan sistemik di kemudian hari,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, DEN dan OJK sepakat memperkuat mekanisme koordinasi berkala untuk memantau perkembangan nilai tukar rupiah, kondisi pasar keuangan, serta persepsi investor terhadap perekonomian Indonesia.

“Di tengah tekanan global dan domestik yang masih tinggi, koordinasi adalah kunci. Pertemuan reguler antara DEN dan OJK akan kita rutinkan sebagai forum untuk saling bertukar pandangan dan merumuskan kebijakan yang responsif demi menjaga stabilitas sistem keuangan negara,” tutur Luhut.