Ia meninjau hasil revitalisasi sekolah senilai Rp1,5 miliar yang sebelumnya telah diresmikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti.
Fajar berkeliling melihat ruang-ruang belajar yang telah direvitalisasi dan kembali menekankan pentingnya mengoptimalkan fasilitas pendidikan melalui peningkatan kualitas proses belajar mengajar.
Tokoh Suku Bajo Apresiasi Perhatian Pemerintah
Tokoh masyarakat Suku Bajo sekaligus pengurus Sekolah Maritim Mola, Nurdin, mengapresiasi kunjungan Wamendikdasmen yang dinilai menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat di wilayah kepulauan.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Wamen. Ini menjadi bukti bahwa negara benar-benar menyapa masyarakat di wilayah kepulauan. Anak-anak semakin bersemangat mengikuti MPLS karena merasa diperhatikan langsung oleh pemerintah. Kami berharap perhatian terhadap pendidikan anak-anak Suku Bajo terus berlanjut agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik," ujar Nurdin.
Menutup kunjungannya, Fajar menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus berjalan beriringan dengan potensi besar yang dimiliki Wakatobi sebagai destinasi wisata dunia.
"Wakatobi telah dikenal dunia karena keindahan lautnya. Kini tugas kita memastikan anak-anak Wakatobi juga dikenal karena kecerdasan, karakter, dan prestasinya. Itulah makna sesungguhnya dari Pendidikan Bermutu untuk Semua," tutup Fajar.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Wamendikdasmen didampingi Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua, Bupati Wakatobi Haliana, Wakil Bupati Wakatobi Safia Wualo, jajaran Pemerintah Kabupaten Wakatobi, serta para pimpinan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikdasmen di Sulawesi Tenggara.















