Selain itu, daerah konvergensi dan konfluensi berpotensi terbentuk di sekitar Laut Andaman, Selat Malaka bagian utara, Laut Natuna Utara, Selat Makassar, Papua hingga perairan Samudra Pasifik di sekitar Papua.
Dinamika tersebut dapat meningkatkan pengumpulan dan pengangkatan massa udara sehingga hujan tetap berpotensi terjadi secara lokal.
Prakiraan 27–29 Agustus 2026
Pada 27–29 Agustus 2026, cuaca Indonesia secara umum didominasi hujan ringan hingga hujan sedang.
Peningkatan hujan dengan intensitas sedang perlu diwaspadai di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.
Hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang juga berpotensi terjadi.
Status siaga hujan lebat hingga sangat lebat: Papua Pegunungan.
Sementara potensi angin kencang terdapat di Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Selatan.
Prakiraan 30 Agustus–2 September 2026
Memasuki 30 Agustus hingga 2 September 2026, kondisi cuaca umumnya diprakirakan cerah berawan hingga hujan sedang.
Peningkatan hujan dengan intensitas sedang perlu diwaspadai di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Kalimantan Utara, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.
Status siaga hujan lebat hingga sangat lebat: Sumatera Barat.














