Namun, wisatawan Taiwan yang berkunjung ke Indonesia masih berada di bawah 1 persen dari total perjalanan outbound Taiwan ke Asia.
Sebagai pembanding, pada periode yang sama Jepang menerima sekitar 4,6 juta wisatawan Taiwan, Mainland China sekitar 2,1 juta, Korea Selatan 1,4 juta, Vietnam 706 ribu, dan Thailand sebanyak 645.687 wisatawan.
Data tersebut menunjukkan masih terbukanya ruang bagi Indonesia untuk meningkatkan pangsa pasar Taiwan dengan menawarkan lebih banyak pilihan destinasi dan produk wisata yang sesuai dengan preferensi wisatawan Taiwan.
Konektivitas Taipei-Denpasar Diperkuat
Peluang tersebut semakin terbuka dengan penguatan konektivitas udara antara Indonesia dan Taiwan.
STARLUX Airlines, yang menjadi salah satu mitra kolaborasi dalam Wonderful Indonesia Sales Mission, dijadwalkan membuka penerbangan langsung rute Taipei-Denpasar mulai 1 Oktober 2026.
Penerbangan tersebut akan beroperasi lima kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu.
Made menilai pembukaan rute baru tersebut dapat memperluas akses wisatawan Taiwan menuju Indonesia.
“Konektivitas baru tersebut diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi wisatawan Taiwan untuk menjelajahi Indonesia, tidak hanya Bali tetapi juga berbagai destinasi lainnya sesuai dengan karakteristik dan tren perjalanan wisman Taiwan,” ujarnya.
Kepala KDEI Taipei Arif Sulistiyo menambahkan, Taiwan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pasar pariwisata Indonesia.














