Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang diselenggarakan OJK bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia mencapai 69,57 persen, sementara indeks inklusi keuangan mencapai 93,61 persen.
Data tersebut menunjukkan akses masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan semakin luas. Namun, peningkatan akses tersebut masih perlu diimbangi dengan penguatan pengetahuan, keterampilan, sikap, dan perilaku keuangan.
Pada kelompok pelajar dan mahasiswa, indeks literasi keuangan tercatat 62,72 persen, masih di bawah angka nasional 69,57 persen. Sementara indeks inklusi keuangannya mencapai 92,76 persen.
Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya memastikan akses generasi muda terhadap produk dan layanan keuangan berjalan seiring dengan peningkatan kecakapan dalam menggunakannya secara tepat dan bertanggung jawab.
Diikuti Ribuan Mahasiswa Secara Luring dan Daring
Program LIKE IT merupakan inisiatif edukatif untuk mendorong generasi muda semakin cakap mengelola keuangan dan memahami investasi. Program tersebut telah dilaksanakan sejak 2021 melalui kolaborasi Kementerian Keuangan RI, Bank Indonesia, OJK, dan LPS.
LIKE IT di Kota Serang menjadi LIKE IT Series #6 tahun 2026.
Kegiatan di Serang diikuti 1.000 mahasiswa dari civitas academica UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten serta perwakilan mahasiswa dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Universitas Banten Jaya, Universitas Bina Bangsa, Universitas Serang Raya, dan Universitas Pamulang Serang.
Selain peserta luring, sebanyak 2.473 mahasiswa dan masyarakat umum mengikuti kegiatan secara daring melalui live streaming YouTube OJK.
Melalui LIKE IT 2026, OJK bersama para pemangku kepentingan mengajak generasi muda Banten membangun perilaku keuangan yang sehat sejak dini, mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tepat, serta memahami risiko sebelum menggunakan produk keuangan.















