Sidak Lapas Cibinong, Ombudsman Temukan Dugaan 'Kluster Mewah' dan Celah Keamanan

Sidak Lapas Cibinong, Ombudsman Temukan Dugaan 'Kluster Mewah' dan Celah Keamanan

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Namun, tim Ombudsman mengaku tidak dapat menggali keterangan lebih lanjut karena petugas lapas menghalangi komunikasi dengan penghuni tersebut.

Berdasarkan pengamatan Ombudsman, terdapat lebih dari 10 rumah di area tersebut. Tim juga menemukan sejumlah kendaraan yang disebut mewah terparkir di sekitar lokasi.

Ketika berhasil masuk ke salah satu bangunan, Ombudsman menemukan fasilitas yang disebut menyerupai apartemen, antara lain ruang tamu, satu kamar, televisi, kulkas, dan fasilitas lainnya.

Selain itu, ditemukan fasilitas kebugaran yang lengkap serta pembangunan simulator golf yang masih berlangsung.

Soroti Celah Keamanan di Area Lapas

Selain persoalan fasilitas hunian, Ombudsman menyoroti dugaan celah keamanan di sekitar bangunan tersebut.

Tim menemukan akses keluar di bagian belakang rumah-rumah petak yang disebut tidak terkunci. Akses tersebut terhubung langsung dengan kawasan hutan bambu dan tempat pembuangan sampah.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kerentanan terhadap sistem keamanan dan pengawasan di lingkungan lapas.

Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin mengatakan, penolakan terhadap tim Ombudsman saat melakukan pemeriksaan di Lapas Kelas IIA Cibinong bukan kali pertama terjadi.

Ia menyebut tim bahkan mengalami insiden fisik berupa aksi dorong-dorongan saat berupaya melakukan pemeriksaan. Salah seorang anggota tim Ombudsman disebut sampai mengalami kondisi kaki terjepit.