Terkini.id, Jakarta - Corona melonjak drastis, Quraish Shihab: jangan pikir itu azab Allah. Pasca libur Lebaran 2021, angka penularan virus corona alias Covid-19 semakin melonjak. Hal tersebut terjadi lantaran banyak warga yang enggan mematuhi larangan mudik yang telah diamanatkan pemerintah. Alhasil, dalam beberapa pekan ini, trafik merah infeksi corona sudah memecahkan rekor penularan yang pernah terjadi sejak pandemi ini mewabah perdana di Indonesia pada Maret 2020 lalu
Sejatinya, varian baru corona yaitu Delta diklaim sebagai salah satu penyebab penularan yang masif di Tanah Air.
Lalu, terkait hal itu bagaimana Quraish Shihab menanggapi fenomena yang memantik banyak masalah di Tanah Air itu?
Melalui video yang beredar di media sosial, Quraish Shihab memastikan, tidak ada hubungannya pandemi corona dengan azab yang diturunkan Allah ke muka bumi. Fenomena yang terjadi sekarang, sebut Quraish Shihab, bertujuan untuk mengingatkan manusia pentingnya merendahkan diri di hadapan sang pencipta.
“Kejadian ini jangan dianggap sebagai siksa (azab) Ilahi. Tetapi itu (corona) merupakan peringatan, dan peringatan bisa menjadi nikmat. Tujuannya, supaya manusia tidak angkuh, dan bisa merasakan kelemahannya di hadapan Tuhan yang kuasa,” terang Quraish Shihab seperti dilansir dari Hops.id, Sabtu 26 Juni 2021.
Bukan hanya itu, pendiri Pusat Studi Al Quran (PSQ) itu juga berpendapat, meledaknya Covid-19 di Indonesia semestinya menjadi pengingat untuk jangan meninggalkan ibadah.
Menariknya, imbuh Quraish Shihab, ibadah bukan hanya berkaitan dengan sembahyang atau salat, melainkan ada hal lain yang berkenaan dengan nilai edukasi dan sosial.
“Tuntutan agama itu menuntut kita untuk memelihara jiwa dan kesehatan kita. Dalam konteks itu, kita hendaknya dapat meneladani atau mengikuti tuntunan mereka yang memiliki pengetahuan tentang kesehatan dan keselamatan jiwa. Pada konteks ini, ialah para dokter. Ikutilah tuntunan mereka,” terangnya.















