Pernah Protes Hilirisasi Nikel Indonesia, Direktur IMF Melunak Usai Ketemu Luhut

Pernah Protes Hilirisasi Nikel Indonesia, Direktur IMF Melunak Usai Ketemu Luhut

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Lembaga dunia, Dana Moneter Internasional atau IMF sempat memprotes kebijakan Indonesia terkait hilirisasi nikel yang membuat perdagangan global terganggu.

Kebijakan yang banyak melarang ekspor tambang tersebut membuat IMF memberi perhatian ke Indonesia, bahkan Direktur Pelaksana IMF ke Tanah Air bertemu Luhut Binsar Panjaitan.

Jurnalis senior, Dahlan Iskan, membuat catatan terkait melunaknya sikap IMF setelah melakukan pertemuan dengan Menko Marves Luhut Panjaitan:

Hilirisasi Kristalina

SAYA melihat koin di balik sikap Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva.

Ada sisi luar dan sisi dalam. Yakni ketika pimpinan Dana Moneter Internasional itu ke Jakarta (lagi) pekan lalu.

Di satu sisi Kristalina memang harus memperbaiki sikapnyi. Terutama mengenai kebijakan baru Indonesia di bidang nikel.

Sisi lain Kristalina tetap ingin agar deglobalisasi perdagangan harus dicegah.

Kristalina pertama ke Jakarta tahun 1988. Dia mendampingi pimpinan IMF yang sangat terkenal saat itu: Michel Camdessus. Yakni ketika Presiden Soeharto akhirnya ''menyerah'' ke IMF –yang hasilnya justru bikin Indonesia hancur.

Padahal dengan menyerah ke IMF Soeharto berharap Indonesia bisa keluar dari krisis moneter. Hasilnya: ekonomi ambruk, Soeharto jatuh.