Terkini.id - Sebuah grup Telegram tengah heboh di media sosial lantaran sejumlah anggota grup tersebut melakukan penghinaan terhadap Islam secara vulgar, bahkan para pengikut grup itu membuat video yang memperlihatkan Al-Quran diinjak dan dikencingi oleh mereka.
Perbuatan para pengikut grup Telegram bernama "Islam Sesat" tersebut pertama kali diungkap oleh seorang pengguna media sosial X @strawsberriest, dan viral usai dibagikan sejumlah akun Instagram.
Dalam keterangan unggahan video itu, disebutkan bahwa anggota grup itu melakukan penistaan terhadap agama Islam.
"Sebuah grup Telegram yang berisi penistaan agama berupa hinaan dan cacian terhadap agama lslam menjadi viral di media sosial," tulis keterangan akun @kabarnegri, dikutip pada Kamis, 21 Maret 2024.
"Grup yang dinamai "ISLAM SESAT" tersebut memuat banyak konten SARA, dari kencingi AIQuran bahkan hingga video pembakaran Alquran," sambungnya.
Menurut informasi, grup tersebut memiliki lebih dari seribu anggota. Sejumlah anggota aktif di dalamnya melakukan penghinaan terhadap agama lslam, bahkan beberapa juga terhadap agama lainnya.
"Beberapa anggota yang aktif dalam melakukan penghinaan sempat diberi peringatan oleh anggota lainnya agar tidak mengulangi perbuatannya. Namun, peringatan tersebut tidak dindahkan, bahkan penghinaan terus dilakukan dengan intensitas yang semakin meningkat. Dan bahkan menantang polisi untuk menangkapnya," ungkap keterangan unggahan itu.

Dilihat dari sejumlah unggahan anggota grup tersebut, tampak seorang pengikut grup Telegram itu dengan nama akun Alvino menyebut Islam agama sesat.
Tak hanya itu, ia juga menyebut Nabi Muhammad SAW dengan sebutan tak pantas. Bahkan, Alvino juga menghina Allah SWT.
"TIADA TUHAN SELAIN ALVINO. AKU BERSAKSI BAHWA VINO ADALAH TUHAN DAN DANIL NABI. ISLAM AGAMA SESAT: ALLAH MAHA BAB*, ALLAH KONT**, MUHAMMAD ALIRAN LONT*, SOLAT KOK NUNGGING PENGEN DI ENTO* SAMA YESUS. KOTAK KONT**," tulisnya dalam grup tersebut.
Selain itu, juga terlihat salah satu penghuni grup itu mengirim videonya yang memperlihatkan dirinya sedang menginjak-injak Al-Quran.
Bahkan, salah satu pengikut grup itu juga ikut mengirim videonya sedang mengencingi Al-Quran di dalam toilet.
Hingga berita ini dimuat, belum ada tanggapan resmi dari pihak Kepolisian terkait grup Telegram yang menghina agama Islam dan menistakan Al-Quran tersebut.















