"Awalnya saya ajak mas-mas di warung masuk ke dalam (gang), tapi dia nggak berani. Karena dia nggak berani, saya masuk ngendap-ngendap, di situ sudah ramai, sudah ada pemukulan," ungkapnya.
"Lebih dari 10 orang, saya nggak ngitung waktu itu. Yang pertama dipukul disiksa itu Eky," sambungnya.
Dia pun mengaku tak bisa mencari pertolongan dari warga karena pada malam itu suasana di sekitar gang tersebut sangat sepi.
"Pada saat itu sepi memang, nggak ada sama sekali orang," ucapnya.
Ia pun menyaksikan Eky dan Vina disiksa. Menurutnya, Vina disiksa oleh para pelaku kurang lebih sejam.
"Setelah si Eky dipukul sudah nggak bergerak, baru si Vina disiksa kurang lebih sejam," bebernya.
Lanjut Mel Mel, setelah para pelaku selesai menyiksa Eky dan Vina, ia lalu melihat Vina yang sudah tidak bergerak dibonceng tiga oleh pelaku.
"Begitu selesai (Eky dan Vina disiksa) mereka mau pulang, saya langsung lari. Vina dibonceng 3, Vina ditaruh di tengah sambil ditutup mukanya pakai jaket, (Vina) sudah nggak ada pergerakan," tuturnya.
Kemudian, Mel Mel langsung mengambil motornya dan mengikuti para pelaku yang membawa Vina dan Eky ke jembatan.
"Saya langsung ngambil motor, saya ngikutin mereka tapi jarak saya dengan mereka itu agak lumayan jauh. Saya pertama lihatnya (Vina dan Eky) dibawa ke bawah jembatan, tapi entah kenapa dibawa naik ke atas (jembatan). Nah di atas itu dibuang Eky sama Vina," ujar Mel Mel.















