Publik yang geram dengan perbuatan pria itu pun mendesak kepada aparat penegak hukum agar menindak pelaku dengan tegas.
Akan tetapi, sampai saat ini identitas pelaku belum diketahui pasti. Demikian halnya dengan domisili tempat tinggal pemuda tersebut juga belum diketahui.
"Selanjutnya, video tersebut pertama kali beredar melalui platform WAG dan kemudian menyebar luas di media sosial lainnya. Hal ini membuat banyak orang merasa terhina dan menuntut tindakan hukum terhadap pelaku. Tidak sedikit pihak yang berusaha mencari tahu siapa pria dalam video itu untuk dapat diberikan sanksi yang setimpal," ungkapnya.
Dalam unggahannya, akun yang membagikan video pemuda itu juga menyampaikan kepada warganet lainnya agar tak mencontoh perbuatan yang dilakukan oleh pemuda tersebut.
"Sementara itu, kasus ini menjadi pengingat penting bagi semua pengguna mnedia sosial. Kehati-hatian dalam menyampaikan pendapat, terutama yang berkaitan dengan agama dan keyakinan, harus selalu dijaga," tuturnya.
"Sebab, tindakan seperti ini tidak hanya melukai perasaan umat beragama tetapi juga berpotensi memicu konflik di masyarakat," tambahnya.
Sementara dilihat dari tayangan video itu, tampak seorang pemuda sedang merekam dirinya sendiri dengan kamera handphone.
Pria berambut cepak dan mengenakan kaos hitam itu pun melontarkan umpatan tak senonoh terhadap Nabi Muhammad SAW.
"Anjin* Rasulullah SAW. Anjin* Nabi Muhammad SAW. Anjin* Nabi Muhammad utusan Allah goblo*. Anjin* dia goblo*," ucap pemuda itu.
Tak hanya menghina Nabi Muhammad, pemuda tersebut juga melontarkan umpatan kasar terhadap Al-Quran, Masjid, hingga Ka'bah.















