Tersangka Indra Septiarman diketahui merupakan residivis kasus pencabulan dan telah dua kali keluar masuk penjara.
Sampai saat ini, tersangka masih buron dan dalam pengejaran aparat Kepolisian.
Hingga Senin, 16 September 2024 hari ini, polisi bersama warga masih terus menyisir hutan yang diduga menjadi tempat persembunyian tersangka.
Sebelumnya, jenazah Nia ditemukan oleh sejumlah warga dalam kondisi terkubur di sebuah lahan kosong di sekitar area perkebunan di Korong Pasa Gelombang, Nagari Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Gadis penjual gorengan itu sempat dinyatakan hilang selama tiga hari sejak Jumat, 6 September. Lalu, pada Minggu, 8 September 2024, jasad Nia ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa dan terkubur.
Salah satu warga dan juga tetangga korban, Safril mengatakan korban ditemukan terkubur pada MInggu sore hari. Saat itu, ada sekitar 200 warga melakukan pencarian.
"Awalnya ada anak kecil menemukan tali rafia, lalu anak ini menariknya ternyata, keluar tangan korban dari tanah," kata Safril di Rumah Sakit Bhayangkara Padang, Minggu malam, 8 September 2024, dilansir dari Langgam.id.
Safril lalu memberitahukan hal itu kepada warga yang melakukan pencarian. Selanjutnya, warga menggali tanah tersebut dan menemukan jasad Nia penjual gorengan dalam kondisi tangan terikat.
"Dikubur sedalam kurang lebih setinggi lutut, anak ini dikubur dengan tangan diikat," ujarnya.















