Oknum Pejabat ASN Bekasi Larang Tetangga Umat Kristen Berdoa, Singgung Soal Izin

Oknum Pejabat ASN Bekasi Larang Tetangga Umat Kristen Berdoa, Singgung Soal Izin

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini - Aksi oknum pejabat ASN Bekasi larang tetangga rumahnya umat Kristen berdoa dan menyinggung soal izin ibadah, viral di media sosial.

Sikap intoleran oknum pejabat ASN Bekasi itu menuai sorotan publik usai video yang memperlihatkan aksinya itu diunggah pegiat media sosial Permadi Arya atau akrab dikenal Abu Janda.

Dalam unggahannya, Permadi Arya meminta kepada Pemerintah Kota Bekasi dan Pj Wali Kota Bekasi agar menindak tegas perbuatan oknum ASN bernama Massriwati itu.

"Mohon atensi pemkot_bekasi dan pak wali pjwalikotabekasi akan intoleransi yang dilakukan oknum ASN massriwatimassriwati yang melarang tetangga berdoa di rumah nya sendiri," demikian keterangan unggahan Permadi Arya lewat akun Instagram @permadiaktivis2, dikutip terkini pada Senin, 23 September 2024.

Permadi pun menyebut bahwa kejadian dalam video itu terjadi di Perumnas 2 Bekasi, Jalan Siput Raya, Nomor 102, Bekasi Selatan, sekira pukul 11.00 WIB.

Lewat unggahannya itu pula, pegiat media sosial yang akrab disapa Abu Janda ini juga mengungkit soal aturan SKB 2 Menteri Bab 1 Pasal 3 yang menyebut bahwa melaksanakan ibadah doa di rumah tidak memerlukan izin.

"Harus dipahami menurut SKB 2 menteri bab 1 pasal 3: berdoa di rumah tidak perlu izin. (yang perlu izin itu mendirikan gereja). berdoa di rumah tidak perlu izin siapa pun, dan tidak ada siapa pun berhak menolak karena hak kebebasan beribadah dilindungi undang undang," tegasnya.

Maka dari itu, Permadi Arya meminta kepada Pemkot Bekasi agar menindak tegas oknum ASN mereka yang bersikap intoleran terhadap umat Kristen tersebut.

"Mohon ditertibkan oknum ASN intoleran ini. apakah pantas masih menjadi ASN orang yang sangat tidak pancasilais seperti ini?," tuturnya.

Sementara dilihat dari tayangan video itu, tampak oknum pejabat ASN Bekasi, Massriwati berteriak memprotes tetangga rumahnya yang merupakan umat Kristen untuk berdoa di dalam rumah mereka.